Sun, 22 January 2006

when the dreams come true…

Filed under: Catatan ku

When the dreams come true do we still need to sleep? Just because what’s in the sky blue is really deep.

When the dreams come to reality do we still need to imagine? Just because flying high around the city now is easy all of the sudden.

I ask you again, my friend do we still need to close our eyes? Just because all God sent are beautiful and nice.

When the dreams come true I don’t want to sleep… but how long can I last? Just because my eyes are tired my soul are tired people are tired I am tired and I am listening to them

Kahlil Gibran: “Dream as if you’ll live forever, live as if you’ll die today.” or should I do what old people said, “Those who lose dreaming are lost.” But really I don’t want ending up like Hamlet: “For in the sleep of death, what dreams may come.”

You know my friend? When the dreams come true I am dreaming of the dreams.



Kahlil Gibran: “Dream as if you’ll live forever, live as if you’ll die today.” or should I do what old people said, “Those who lose dreaming are lost.” But really I don’t want ending up like Hamlet: “For in the sleep of death, what dreams may come.”

You know my friend? When the dreams come true I am dreaming of the dreams.

original source fira

Garwa (Sigaring nyawa)

Filed under: Catatan ku

Selamat pagi Mr. T, Ami, ibuku menyebut istilah ‘garwa’ atau sigaring nyawa, alias belahan jiwa, alias soul mate akhir pekan lalu ketika kami sekeluarga ke Bandung menghadiri pernikahan sepupuku.

Aku membahas bagaimana Ami dan Pia (bapakku) demikian harmonis dan tidak terpisahkan. Lebih dari tiga puluh enam tahun. Herannya, satu sama lain memiliki sifat yang bertolak berlakang. Tapi kok ya demikian lengket? Aku kagum pada mereka.

Garwa. Siapa yang tidak pernah berpikir ketika menikah akan dengan ’si garwa’ ini? Aku pun demikian. Siapa bilang aku tidak mengikuti wejangan Jawa: ‘istri iku suwarga nunut, neraka katut,’? Istri itu jika suami masuk surga akan ikut, juga masuk neraka. Atau ada juga bilang ‘kanca wingking’ atau ‘teman belakang’. Apapun yang terjadi, istri (atau/ dan menjadi ibu) adalah pilar keluarga.

Namun aku tahu ternyata aku belum menemukan garwa. Aku belum menemukan belahan jiwaku. Tahu kenapa? Ami seperti punya ‘radar’ atau ‘feeling’ terhadap Pia. Dan itu garwa. Jiwa dibelah. Aku belum merasakan itu.

Aku tahu ada pria yang setiap hari memberi bunga di pusara almarhumah istrinya. Setiap hari. Setiap pagi. Tidak pernah bosan. Dan tidak ada keinginan untuk menggantikan.

Ada juga seorang perempuan yang ditinggal mati suaminya ketika mengandung. Dan seumur hayatnya tidak bisa didekati pria lain. Karena ketika suaminya dikubur, dia merasa hidupnya ’sebelah’, dan dengan separuh nyawa itu ia bergerak di bumi ini.

Aku tahu juga ada pria yang belum genap sebulan istrinya meninggal, eh sudah menikah lagi. Atau banyak malah pria beristri lebih dari satu. Kalau sudah begini, aku percaya, ia tidak bersama garwa.

Aku juga kenal seorang pria yang merasa menemukan garwa. Setelah sekian tahun kemudian akan ditinggal menikah oleh si perempuan, dengan alasan terpaksa karena disuruh orang tua. Kini pria itu tidak mau dekat dengan perempuan lain karena merasa ia harus menunggu saat hari H pernikahan. Jika perempuan memang garwa-nya, maka pernikahan tidak akan terjadi. Aku berkata padanya, “Maaf, jika ia memang garwa, dia tidak akan memutuskan menikah dengan orang lain apapun yang terjadi!”

Aku memang romeo-juliet type. Perasaanku lebih besar dari logika. Ini aku akui. Aku sering yakin orang yang aku dekati adalah garwa. Tapi reality bites sometimes, ternyata cinta bisa sepihak, sementara, atau bertujuan. Naif.

Terkadang aku berpikir, apakah cinta abadi. Ketika kita meninggal, apakah di dunia lain kita akan memiliki pasangan yang lain? Sementara konon (aku takut salah ngomong) di dunia akhirat kita akan mendapatkan pasangan bidadari atau bidadara. Lalu apa yang terjadi jika di dunia kita punya garwa? Di akhirat tidak akan bertemu?

Ami bilang, aku tidak boleh banyak berimajinasi dan berandai-andai karena apapun yang aku perbuat, jodoh itu urusan Gusti Allah SWT. Karena itu ketika anak-anaknya menikah, Ami selalu berkata, “Semoga panjang jodohnya.” Karena apa? Bisa jadi sekarang jodoh, di kemudian hari tidak lagi jodoh sehingga harus berpisah.

Berbahagialah Ami dan Pia, yang merasa satu sama lain garwa. Berbahagialah aku, karena orang tuaku harmonis.



original source: fira

i miss u….

Filed under: Catatan ku

:-) … sayang gi ngapain? syg gi istirahat yach.. sis kangen….” “ntar malam telpon yach, sis pengen ngobrol aja… :-) .. cu honey…”

Sat, 21 January 2006

fishing….

Filed under: Catatan ku
dapet ma.. tapi kecil-kecil…. istilah ini pasti udah pada tau khan, adegan sebuah iklan di tipi, namun hal ini nyata emang aq alami, minggu kemaren pergi jalan-jalan mancing ama dede di kurulu, nggak satu pun ada ikan yang mampir di mata pancing, nggak ya, mungkin hari itu semua ikan udah pada kenyang semua kali, sampai-sampai umpan yang di kasih juga nggak di lirik sama sekali, akhirnya udah jam 5 sore baru dapet tapi kecil.. hmmm, jadi sama kayak iklan dech :-)

Sun, 15 January 2006

my nephew

Filed under: Catatan ku

buat my cousins @gorontalo… k’ nur, k’ atie, mako, piko “nyunyu…” :-) ini puneng postingin foto2 kemaren ada naya, tia, n abd. aziz….

Wed, 11 January 2006

it’s the day, the day I met her…

Filed under: Catatan ku

Nggak nyangka saat ini aq udah berada lagi di kampung halamanq, semua kegiatan udah mulai berjalan seperti apa adanya, namun perasaan q saat ini masih belum menentu, sebenernya sih aq nggak bete, Cuma mungkin perasaan kesepian belum bisa hilang, rasa kangen terhadap hadirnya dirinya masih belum bisa ku kuasai sepenuhnya, masih mengenang masa2 indah saat bersamanya, oh iya kemaren aq janji pengen cerita yach, awal perkenalan q dengan someone I call “sis” itu ada pada postingan sebelumnya , n dulu aq pernah posting sebuah puisi yang berjudul the day, ternyata hubungan itu berlanjut sampai aq menyatakan serius utk mencintainya walaupun aq dan dia belum pernah ketemu, hanya lewat komunikasi seluler aq melewati hari-hari q dengan dirinya, sampai saat aq berjanji utk bertemu dengannya pada akhir tahun kemaren sebagai wujud keseriusan akan cinta q padanya. Aq akan cerita sejauh yang aq inget yach…:-)

Rabu, 21 Desember 2005

Herkules yang aq tumpangi melewati kota timika-ambon-makassar, hari itu penumpang dari jayapura tidak begitu banyak dan aq bisa dapat tempat duduk, tgapi setelah transit di timika dan ambon, penumpang semakin banyak sampai harus berdesak-desakan, maklum namanya aja herkules. Namun perjalanan q saat itu agak lumayan terhibur karena mp3 playerq yang kubawa dengan kumpulan lagu2 mp3 yang q suka, sehingga kebisingan suara mesin pesawat bisa tertutupi. Kepalaku semain pusing dan perut ku mual, nggak biasanya aq mabuk seperti ini, apa lagi sebentar lagi udah mau nyampe di makassar…. Ambon makassar ditempuh dengan waktu 2,5 jam, lumayan pegel khan… akhirnya nyampe juga, saat itu menunjukkan jam 2.00 siang.

“syg… bro udah landing nih di makassar, abis ini bro langsung nyari tiket ke manado, ntar bro kabarin lagi dech, cu honey….” Bergegas aq turun pergi bandara komersil di sebrang jalan, aq langsung menuju loket yang menjual tiket jurusan manado, “permisi mbak, tiket ke manado masih ada?”, Tanya q pada penjaga loket itu. “waduh pesawatnya udah boarding nih, tadi tiket terakhir udah terjual itupun yang kelas bisnis..”, jelas penjaga loket itu. “kalo buat yang nanti malam..?”, tanyaku lagi. “yang nanti malam sudah full juga kalo besok masih ada…”, Saat itu aq langsung bingung harus bagaimana, aq mikir kasihan dia yang mungkin juga udah cape nungguin dan udah menyiapkan segala sesuatu tuk kedatangan q (huuuu, GR banget yach… :-) )… karena nggak ada pilihan lain terpaksa aq beli tiket utk keesokan harinya. “syg… bro nggak jadi berangkat hari ini, nggak dapet tiket, tadi terlambat soalnya, insya allah baru besok berangkat, gpp yach… :-) , malam ini bro nginep di rumah sodara…”



jumat, 23 Desember 2005

“syg… bro udah dibandara, tapi pesawatnya agak telat, harusnya jam 2 ini, tapi agak molor, nanti kalo udah berangkat bro kabarin lagi…” “kalo gitu sis berangkat sekarang ke bandara, soalnya disini hujan nanti sis tunggu di bandara aja…” “syg… bro udah di dalam pesawat bentar lagi take off, dari sini ke sana sekitar 1,5 jam… syg udah dimana?” “sis udah di bandara nih ama oils….” “oke dech kalo gitu, nanti lanjut lagi..”

“para penumpang yang terhormat, beberapa saat lagi kita akan mendarat di bandara sam ratulagi manado, waktu setempat menunjukkan pukul 5 kurang 15 menit……” suara pemberitahuan dari pramu gari kalo sebentar lagi nyampe, perasaan deg-degan mulai muncul, bukan karena mabuk atau apa, aq berpikir nanti bagaimana yach kalo ketemu, nanti apa yang akan terjadi, terus aq berpikir begitu samapi akhirnya ban pesawat menyentuh landasannya… “syg, bro udah landing nih….” “nanti langsung kebawah, sis tunggu di bawah….” Hati q semakin deg-degan, terasa grogi gitu, aq berjalan pelan2 dari atas menuju ruang keluar bandara, sebelum pintu keluar aq sempat mengeluarkan hp q utk menelponnya, dari kejauhan di balik pintu penjemput q melihat seorang cewek yang wajahnya taka sing bagiku, wajah yang sudah sering kulihat, tersenyum disana sambil melambaikan tangannya….. aq pun tersenyum, dialah gadis yang selama ini aq cintai, yang selama ini sudah membuat apa yang aq lakukan selalu ingat akan dirinya, gadis yang kucintai namun belum pernah bertemu, inilah pertemuan ku pertama kalinya dengan dirinya, begitu pula dia… Beberapa hari disana dia meluangkan waktunya utk jalan-jalan dengan q sambil melihat-lihat isi dari kota tempat tinggalnya…

Tercipta Untukku by ungu

Menatap indahnya senyuman di wajahmu membuat ku teridan dan terpaku mengerti akan hadir mu cinta terindah saat kau peluk mesra tubuhku….

   banyak kata yang tak mampu 
   ku ungkapkan kepada dirimu....

reff….

aq ingin engkau ’slalu hadir dan temani aq…. di setiap langkah yang meyakini q kau tercipta untukku, s’panjang hidup ku….

aq ingin engkau ’slalu hadir dan temani aq…. di setiap langkah yang meyakini q kau tercipta untukku

meski waktu akan mampu memanggil s’luruh ragaku ku ingin kau tau ku s’lalu milik mu yang mencintai ku s’panjang hidupku….

” The day”

Image hosted by AudioXlave

Shall it come..?

The Day that I’ve been waiting for…
The Day that I’m dreaming it so…
The Day that seem so far away..
too far away
The Day that I can wipp off my tears
The Day when I can heal my bleeding wound
The Day, the time I can clean my body from these sweat
O.. will it come The Day when we all laugh loudly without anymore sorrow The Day when I will meet a new world The Day that I will meet a new people The Day that I will find all new excitement
when That Day shall come
Which are so far away The Day of…
meet her..

Wed, 4 January 2006

finnaly….

Filed under: Catatan ku

akhirnya bisa posting lagi nih… mana dapet warnet yang koneksinya super lambat.. satu situs aja bisa ditinggal ngopi dulu… :-) , btw, saat ini aq berada di kampung halaman bokap aq, yaitu di gorontalo, setelah akhirnya aq bisa bertemu dengan orang yang paling aq sayangi… akhirnya pertemuan itu terjadi juga.. nggak disangka, awal perkenalan di dunia maya, menjadi realita…. segitu aja dulu, dech adapun detail ceritanya nanti aq tulis belakangan, soalnya ini cuma mau ngetes postingan, soalnya beberapa waktu belakangan ini blog ini nggak bisa kebuka sama sekali, justru make koneksi yang super lambat ini kok malah bisa kebuka….