insya allah tinggal 2 malam lagi puasa dah selesai, nggak terasa yach, udah hampir selesai, dah mau lebaran….
tinggal 2 malam
Sebelum Kamu Menceraikanku, Gendonglah Daku
Sebelum Kamu Menceraikanku, Gendonglah Daku.
Pada hari pernikahanku,aku membopong istriku. Mobil pengantin berhenti didepan flat kami yang cuma berkamar satu. Sahabat-sahabatku menyuruhku untuk membopongnya begitu keluar dari mobil. Jadi kubopong ia memasuki rumah kami. Ia kelihatan malu-malu. Aku adalah seorang pengantin pria yang sangat bahagia. Ini adalah kejadian 10 tahun yang lalu. Hari-hari selanjutnya berlalu demikian simpel seperti secangkir air bening. Kami mempunyai seorang anak, saya terjun ke dunia usaha dan berusaha untuk menghasilkan banyak uang. Begitu kemakmuran meningkat, jalinan kasih diantara kami pun semakin surut. Ia adalah pegawai sipil. Setiap pagi kami berangkat kerja bersama-sama dan sampai dirumah juga pada waktu yang bersamaan.
Anak kami sedang belajar di luar negeri. Perkawinan kami kelihatan bahagia. Tapi ketenangan hidup berubah dipengaruhi oleh perubahan yang tidak kusangka-sangka. Dew hadir dalam kehidupanku. Waktu itu adalah hari yang cerah. Aku berdiri di balkon dengan Dew yang sedang merangkulku. Hatiku sekali lagi terbenam dalam aliran cintanya. Ini adalah apartment yang kubelikan untuknya. Dew berkata , “Kamu adalah jenis pria terbaik yang menarik para gadis.” Kata-katanya tiba-tiba mengingatkanku pada istriku. Ketika kami baru menikah,istriku pernah berkata, “Pria sepertimu,begitusukses, akan menjadi sangat menarik bagi para gadis.” Berpikir tentang ini, Aku menjadi ragu-ragu. Aku tahu kalo aku telah menghianati istriku. Tapi aku tidak sanggup menghentikannya. Aku melepaskan tangan Dew dan berkata, “Kamu harus pergi membeli beberapa perabot, O.K.?.Aku ada sedikit urusan dikantor” Kelihatan ia jadi tidak senang karena aku telah berjanji menemaninya. Pada saat tersebut, ide perceraian menjadi semakin jelas dipikiranku walaupun kelihatan tidak mungkin. Bagaimanapun,aku merasa sangat sulit untuk membicarakan hal ini pada istriku. Walau bagaimanapun ku jelaskan, ia pasti akan sangat terluka. Sejujurnya,ia adalah seorang istri yang baik. Setiap malam ia sibuk menyiapkan makan malam. Aku duduk santai didepan TV.
Makan malam segera tersedia. Lalu kami akan menonton TV sama-sama. Atau aku akan menghidupkan komputer,membayangkan tubuh Dew. Ini adalah hiburan bagiku. Suatu hari aku berbicara dalam guyon, “Seandainya kita bercerai, apa yang akan kau lakukan? “
Ia menatap padaku selama beberapa detik tanpa bersuara. Kenyataannya ia percaya bahwa perceraian adalah sesuatu yang sangat jauh dari ia. Aku tidak bisa membayangkan bagaimana ia akan menghadapi kenyataan jikatahu bahwa aku serius. Ketika istriku mengunjungi kantorku, Dew baru saja keluar dari ruanganku. Hampir seluruh staff menatap istriku dengan mata penuh simpati dan berusaha untuk menyembunyikan segala sesuatu selama berbicara dengan ia. Ia kelihatan sedikit kecurigaan. Ia berusaha tersenyum pada bawahan-bawahanku. Tapi aku membaca ada kelukaan di matanya. Sekali lagi, Dew berkata padaku,” He Ning, ceraikan ia, O.K.? Lalu kita akan hidup bersama.”
Aku mengangguk. Aku tahu aku tidak boleh ragu-ragu lagi. Ketika malam itu istriku menyiapkan makan malam, ku pegang tangannya,”Ada sesuatu yang harus kukatakan”
Ia duduk diam dan makan tanpa bersuara. Sekali lagi aku melihat ada luka dimatanya. Tiba-tiba aku tidak tahu harus berkata apa. Tapi ia tahu kalo aku terus berpikir.
“Aku ingin bercerai”, ku ungkapkan topik ini dengan serius tapi tenang.
Ia seperti tidak terpengaruh oleh kata-kataku, tapi ia bertanya secara lembut,”kenapa?” “Aku serius.”
Aku menghindari pertanyaannya. Jawaban ini membuat ia sangat marah. Ia melemparkan sumpit dan berteriak kepadaku,”Kamu bukan laki-laki!”. Pada malam itu, kami sekali saling membisu. Ia sedang menangis. Aku tahu kalau ia ingin tahu apa yang telah terjadi dengan perkawinan kami. Tapi aku tidak bisa memberikan jawaban yang memuaskan sebab hatiku telah dibawa pergi oleh Dew. Dengan perasaan yang amat bersalah, Aku menuliskan surai perceraian dimana istriku memperoleh rumah, mobil dan 30% saham dari perusahaanku. Ia memandangnya sekilas dan mengoyaknya jadi beberapa bagian.. Aku merasakan sakit dalam hati. Wanita yang telah 10 tahun hidup bersamaku sekarang menjadi seorang yang asing dalam hidupku. Tapi aku tidak bisa mengembalikan apa yang telah kuucapkan. Akhirnya ia menangis dengan keras didepanku, dimana hal tersebut tidak pernah kulihat sebelumnya. Bagiku, tangisannya merupakan suatu pembebasan untukku. Ide perceraian telah menghantuiku dalam beberapa minggu ini dan sekarang sungguh-sungguh telah terjadi. Pada larut malam,aku kembali ke rumah setelah menemui klienku. Aku melihat ia sedang menulis sesuatu. Karena capek aku segera ketiduran. Ketika aku terbangun tengah malam, aku melihat ia masih menulis. Aku tertidur kembali. Ia menuliskan syarat-syarat dari perceraiannya. Ia tidak menginginkan apapun dariku,tapi aku harus memberikan waktu sebulan sebelum menceraikannya,dan dalam waktu sebulan itu kami harus hidup bersama seperti biasanya. Alasannya sangat sederhana: Anak kami akan segera menyelesaikkan pendidikannya dan liburannya adalah sebulan lagi dan ia tidak ingin anak kami melihat kehancuran rumah tangga kami.
Ia menyerahkan persyaratan tersebut dan bertanya,” He Ning, apakah kamu masih ingat bagaimana aku memasuki rumah kita ketika pada hari pernikahan kita?” Pertanyaan ini tiba-tiba mengembalikan beberapa kenangan indah kepadaku. Aku mengangguk dan mengiyakan. “Kamu membopongku dilenganmu”, katanya,
“Jadi aku punya sebuah permintaan, yaitu kamu akan tetap membopongku pada waktu perceraian kita. Dari sekarang sampai akhir bulan ini, setiap pagi kamu harus membopongku keluar dari kamar tidur ke pintu.”
Aku menerima dengan senyum. Aku tahu ia merindukan beberapa kenangan indah yang telah berlalu dan berharap perkawinannya diakhiri dengan suasana romantis. Aku memberitahukan Dew soal syarat-syarat perceraian dari istriku. Ia tertawa keras dan berpikir itu tidak ada gunanya. “Bagaimanapun trik yang ia lakukan, ia harus menghadapi hasil dari perceraian ini,” ia mencemooh.
Kata-katanya membuatku merasa tidak enak. Istriku dan aku tidak mengadakan kontak badan lagi sejak kukatakan perceraian itu. Kami saling menganggap orang asing. Jadi ketika aku membopongnya dihari pertama, kami kelihatan salah tingkah. Anak kami menepuk punggung kami,”Wah, papa membopong mama, mesra sekali”
Kata-katanya membuatku merasa sakit.. Dari kamar tidur ke ruang duduk, lalu ke pintu, aku berjalan 10 meter dengan ia dalam lenganku. Ia memejamkan mata dan berkata dengan lembut,” Mari kita mulai hari ini,jangan memberitahukan pada anak kita.” Aku mengangguk, merasa sedikit bimbang.Aku melepaskan ia di pintu. Ia pergi menunggu bus, dan aku pergi ke kantor. Pada hari kedua, bagi kami terasa lebih mudah. Ia merebah di dadaku,kami begitu dekat sampai-sampai aku bisa mencium wangi dibajunya. Aku menyadari bahwa aku telah sangat lama tidak melihat dengan mesra wanita ini. Aku melihat bahwa ia tidak muda lagi, beberapa kerut tampak di wajahnya. Pada hari ketiga, ia berbisik padaku, “Kebun diluar sedang dibongkar, hati-hati kalau kamu lewat sana.” Hari keempat,ketika aku membangunkannya,aku merasa kalau kami masih mesra seperti sepasang suami istri dan aku masih membopong kekasihku dilenganku.
Bayangan Dew menjadi samar. Pada hari kelima dan enam, ia masih mengingatkan aku beberapa hal, seperti, dimana ia telah menyimpan baju-bajuku yang telah ia setrika, aku harus hati-hati saat memasak,dll. Aku mengangguk. Perasaan kedekatan terasa semakin erat. Aku tidak memberitahu Dew tentang ini. Aku merasa begitu ringan membopongnya.Berharap setiap hari pergi ke kantor bisa membuatku semakin kuat. Aku berkata padanya,”Kelihatannya tidaklah sulit membopongmu sekarang” Ia sedang mencoba pakaiannya, aku sedang menunggu untuk membopongnya keluar. Ia berusaha mencoba beberapa tapi tidak bisa menemukan yang cocok.
Lalu ia melihat,”Semua pakaianku kebesaran”.
Aku tersenyum.Tapi tiba-tiba aku menyadarinya sebab ia semakin kurus itu sebabnya aku bisa membopongnya dengan ringan bukan disebabkan aku semakin kuat. Aku tahu ia mengubur semua kesedihannya dalam hati. Sekali lagi , aku merasakan perasaan sakit Tanpa sadar ku sentuh kepalanya. Anak kami masuk pada saat tersebut. “Pa,sudah waktunya membopong mama keluar”
Baginya,melihat papanya sedang membopong mamanya keluar menjadi bagian yang penting. Ia memberikan isyarat agar anak kami mendekatinya dan merangkulnya dengan erat. Aku membalikkan wajah sebab aku takut aku akan berubah pikiran pada detik terakhir. Aku menyanggah ia dilenganku, berjalan dari kamar tidur, melewati ruang duduk ke teras. Tangannya memegangku secara lembut dan alami. Aku menyanggah badannya dengan kuat seperti kami kembali ke hari pernikahan kami. Tapi ia kelihatan agak pucat dan kurus, membuatku sedih. Pada hari terakhir,ketika aku membopongnya dilenganku, aku melangkah dengan berat. Anak kami telah kembali ke sekolah. Ia berkata, “Sesungguhnya aku berharap kamu akan membopongku sampaikita tua”.
Aku memeluknya dengan kuat dan berkata “Antara kita saling tidak menyadaribahwa kehidupan kita begitu mesra”. Aku melompat turun dari mobil tanpa sempat menguncinya. Aku takut keterlambatan akan membuat pikiranku berubah. Aku menaiki tangga.
Dew membuka pintu. Aku berkata padanya,” Maaf Dew, Aku tidak ingin bercerai. Aku serius”.
Ia melihat kepadaku, kaget. Ia menyentuh dahiku.
“Kamu tidak demam”.
Kutepiskan tanganya dari dahiku “Maaf, Dew,Aku cuma bisa bilang maaf padamu,Aku tidak ingin bercerai. Kehidupan rumah tanggaku membosankan disebabkan ia dan aku tidak bisa merasakan nilai-nilai dari kehidupan,bukan disebabkan kami tidak saling mencintai lagi.Sekarang aku mengerti sejak aku membopongnya masuk ke rumahku, ia telah melahirkan anakku. Aku akan menjaganya sampai tua. Jadi aku minta maaf padamu”
Dew tiba-tiba seperti tersadar. Ia memberikan tamparan keras kepadaku dan menutup pintu dengan kencang dan tangisannya meledak. Aku menuruni tangga dan pergi ke kantor. Dalam perjalanan aku melewati sebuah toko bunga, ku pesan sebuah buket bunga kesayangan istriku.
Penjual bertanya apa yang mesti ia tulis dalam kartu ucapan? Aku tersenyum, dan menulis ” Aku akan membopongmu setiap pagi sampai kita tua..”
10 Pribadi yang disukai
Ketulusan menempati peringkat pertama sebagai sifat yang paling disukai oleh semua orang. Ketulusan membuat orang lain merasa aman dan dihargai karena yakin tidak akan dibodohi atau dibohongi. Orang yang tulus selalu mengatakan kebenaran, tidak suka mengada-ada, pura-pura, mencari-cari alasan atau memutarbalikkan fakta. Prinsipnya “Ya di atas Ya dan Tidak di atas Tidak”. Tentu akan lebih ideal bila ketulusan yang selembut merpati itu diimbangi dengan kecerdikan seekor ular. Dengan begitu, ketulusan tidak menjadi keluguan yang bisa merugikan diri sendiri.
Rendah hati beda dengan rendah diri yg merupakan kelemahan, kerendahhatian justru mengungkapkan kekuatan. Hanya orang yang kuat jiwanya yang bisa bersikap rendah hati. Ia seperti padi yang semakin berisi semakin menunduk. Orang yang rendah hati bisa mengakui dan menghargai keunggulan orang lain. Ia bisa membuat orang yang di atasnya merasa nyaman dan membuat orang yang di bawahnya tidak merasa minder.
Kesetiaan sudah menjadi barang langka dan sangat tinggi harganya. Orang yang setia selalu bisa dipercaya dan diandalkan. Dia selalu menepati janji, punya komitmen yang kuat, rela berkorban dan tidak suka berkhianat.
Bersikap positif selalu berusaha melihat segala sesuatu dari kacamata positif, bahkan dalam situasi yang buruk sekalipun. Dia lebih suka membicarakan kebaikan daripada keburukan orang lain, lebih suka bicara mengenai harapan daripada keputusasaan, lebih suka mencari solusi daripada frustasi, lebih suka memuji daripada mengecam, dan sebagainya.
Keceriaan karena tidak semua orang dikaruniai temperamen ceria, maka keceriaan tidak harus diartikan ekspresi wajah dan tubuh, tetapi sikap hati. Orang yang ceria adalah orang yang bisa menikmati hidup, tidak suka mengeluh dan selalu berusaha meraih kegembiraan. Dia dapat mentertawakan situasi, orang lain, juga dirinya sendiri. Dia punya potensi untuk menghibur dan mendorong semangat orang lain.
Bertanggung jawab dia akan melaksanakan kewajibannya dengan sungguh-sungguh. Kalau melakukan kesalahan, dia berani mengakuinya. Ketika mengalami kegagalan, dia tidak akan mencari kambing hitam untuk disalahkan. Bahkan kalau dia merasa kecewa dan sakit hati, dia tidak akan menyalahkan siapapun. Dia menyadari bahwa dirinya sendirilah yang bertanggung jawab atas apapun yang dialami dan dirasakannya.
Percaya diri memungkinkan seseorang menerima dirinya sebagaimana adanya, menghargai dirinya dan menghargai orang lain. Orang yang percaya diri mudah menyesuaikan diri dengan lingkungan dan situasi yang baru. Dia tahu apa yang harus dilakukannya dan melakukannya dengan baik.
Kebesaran jiwa dapat dilihat dari kemampuan seseorang memaafkan orang lain. Orang yang berjiwa besar tidak membiarkan dirinya dikuasai oleh rasa benci dan permusuhan. Ketika menghadapi masa-masa sukar dia tetap tegar, tidak membiarkan dirinya hanyut dalam kesedihan dan keputusasaan.
Easy going orang yang menganggap hidup ini ringan. Dia tidak suka membesar-besarkan masalah kecil. Bahkan berusaha mengecilkan masalah-masalah besar. Dia tidak suka mengungkit masa lalu dan tidak mau khawatir dengan masa depan. Dia tidak mau pusing dan tertekan dengan masalah-masalah yang berada di luar kendalinya.
Empati adalah sifat yang sangat mengagumkan. Orang yang berempati bukan saja pendengar yang baik tetapi juga bisa menempatkan diri pada posisi orang lain. Ketika terjadi konflik, dia selalu mencari jalan keluar terbaik bagi kedua belah pihak, tidak suka memaksakan pendapat dan kehendaknya sendiri. Dia selalu berusaha memahami dan mengerti orang lain
From millis….
bussy day
Beberapa hari belakangan ini aq sibuk banggets, harus ngurusin duitnya orang banyak, selama ini baru kali ini berurusan dengan yang namanya megang duitnya orang, ibu sinar, bendarahawan di tempat kerja ku mudik pulang kampung, semua tugas-tugasnya diserahin ma aq, kemaren langsung ditinggalin beban tanggung jawab ini…. ternyata emang bener yach, jadi bendahara yang harus megang duitnya orang banyak itu nggak enak, apa lagi kemaren hampir selisih, udah semaleman ngitung bolak balik kok tetep selisih, akhirnya ketemu juga…
Tak bisakah
Tak Bisakah OST Alexandria PeterPan
- Hatiku Bimbang Namun Tetap Pikirkanmu Selalu, Selalu Dalam Hatiku Kumelangkah Sejauh Apapun Itu Selalu, Kau Di Dalam Hatiku
aaa..aaa…aaa…
** Kuberjalan, Berjalan Memutar Waktumu Berharap Temukan Sisa Hatimu Mengertilah Kuingin Engkau Begitu Mengerti Kau Didalam Hatiku
Reff. Tak Bisakah Kau Menungguku Hingga Nanti Tetap Menunggu Tak Bisakah Kau Menungguku Menemani Dalam Hidupku
Oooo….
Back To **
* Jangann, Kau Mencari Hidupku Kemana, Kau Tau Isi Hatiku Sungguh, Terjerat Aku Disitu Jalanku, Jalan Menemukanmu
Kayaknya Liriknya Kek Gitu Dari Yang bisa aq Denger….
Buat Yg Mao MP3nya just make a request di shoutbox ok, ntar aq kasih linknya… Di Blog Ini…Ciaooooo
Ramadhan this year
Posting lagi ah… Oya, aq mo ngucapin “Selamat menunaikan ibada puasa Ramadhan 1426H. Semoga amalan ibadah kita diterima Allah SWT”. itu bagi yang baru mampir n ngelihat-lihat blog q, Telat banget gak sih?. Ga papa. Lebih baik telat dari pada gak sama sekali.
Udah 3 tahun ini Ramadhan aq jalanin di rumah tercinta q, Lembah baliem yang dingin, kota kelahirankua koteka city alias wamena. Suasananya jelas beda banget ama yang pernah aq rasakan selama di perantauan, bayangin aja selama 8 tahun mulai SMA nggak pernah merasakan ramadhan n idul fitri di kampung halaman. Gak ada hidangan sahur sama buka puasa buatan nyokap yang masakannya paling enak sedunia. Gak ada sautan bokap n nyokap yang ngebangunin sahur orang serumah. Tapi kalo sekarang Pokoknya untuk urusan sahur sama buka tergantung banget sama kreatifitas gue. Mau bangun berarti sahur n besok nggak lemes, nggak bangun sahur ya tanggung sendiri….
Tahun pertama di gading aq ngerasain ramadhan sangat berbeda, pertama kali ngerasain ramadhan jauh dari ortu, sedih bgt lho rasanya, setiap mau menyantap makanan mesti teringat bagaimana hangat dan nikmatnya kalo berbuka di rumah bersama kelaurga, yach karena mencari ilmu mau nggak mau harus dijalanin, mau buka harus antri panjang, apalagi kalo lauknya ayam, dijamin abis ashar udah ngambil antrian dulu…
Tahun kedua ramdhan aq jalanin dlm masa tes-tesan mubaligh di kertosono, sebenernya tahun kedua ramadhan aq jalanin dengan fun, cuman nggak tahan dengan amal sholehnya lho, bukannya berkurang malah tambah jamnya, bayangin aja yang sebelumnya kalo selain bulan ramadha, sarapan mulai jam 6.30-7.00, nanti jam 7.30-11.30 baru amal sholeh, tapi di bulan ramadhan amal sholeh justru dimulai jam 6.30-11-30, gimana nggak lemes tuch…yang paling menyentuh saat ramadhan di kertosono itu setiap adzan isa, nadanya enak didenger n kalo diresapin jadi sedih, soalnya mendayu-dayu gitu…
Tahun ketiga ramadhan aq jalanin paling enak, karena saat itu aq udah jadi “seksi” (sebutan utk pengurus siswa di gading = seksi keamanan), mau buka nggak perlu antri lagi, trus ruang makannya terpisah, makanan disajikan di meja makan walaupun lauknya sama dengan siswa biasa, tapi karena disajikan dengan rapi jadi terasa beda,
Tahun ke empat sampai ke delapan ramadhan aq jalanin di yogyakarta, tempat aq kuliah, di sana ramdhan nggak begitu terasa juga, karena aktivitas kuliah yang lumayan mengalihkan perhatian kalo sedang puasa..
Dan demi menjaga stabilitas & konsistensi bersahur q, dengan cerdasnya aq udah mengatur alaram di HP kesayanganku, tiap malem 03.13 am….
Bulan ini juga rasanya lebih capek dari yang sebelumnya. Aktifitas q bukannya berkurang malah nambah. Pagi sebelum ngantor masih harus nyelesaiin ketikan orang, abis itu ngantor, setelah ngantor nggak sempet istrihata karena kadang masih melayani orang lagi, abis itu sore kudu masuk gawe lagi ngurusin administrasi, hampir buka baru balik, Dalam satu minggu ini perasaan aq jarang buka di rumah dech, padahal hidangan nyokap enak-enak, aq lebih sering berbuka di rumah temenku, dia beragama nasrani sih, cuman orang-orang yang kerja dirumahnya rata-rata beragama islam, nggak tau kenapa aq suka buka disana padahal kalo dibanding menu bikinan nyokap masih lebih hidangan nyokap, mungkin karena aq suka suasananya kali yach, bisa rebutan, hehehe, kalo dirumah kan tinggal ngambil aja, nggak seru ah… trus abis itu aq pulang utk melaksanakan sholat magrib, eh baru istirahat sebentar dah mau isa n tarawih yang setelah itu dilanjutkan dengan pengajian tadarusan sampai jam 21.30, gimana, padat kan…?
- tiap hari kayak gitu, jadi selain ramadhan ini terasa padat, juga terasa sangat cepat, tak terasa lailatur qodar udah deket….
seminggu terakhir ini hampir tiap malam hujan, huh, kena pilek lagi nech, tenggorokan sakit, batuk… macem-macem dech…. Syukurnya puasa gue masih gak bolong. lagian ngapain mesti bolong, orang udara di sini nggak panas kok, jadi nggak ada alasan utk bolong puasa, mending kalo di daerah panas, hehehe
Hmm.. the latest news about someone named “sis”?. Now we are couple in love. I’m ready to meet her but still wait the right time, Doain kita yaa…amiin
Ok fellaz, gotta get back to sleep agai…
Kebahagiaan Hidup

Anda, seharusnya merasa bahagia, jika setidaknya memiliki 3 saja, dari sekian point berikut: 1. Setidaknya ada 2 orang di dunia ini yang begitu mencintai Anda, bahkan rela mati demi Anda. 2. Setidaknya ada 15 orang yang mencintai Anda. 3. Satu-satunya alasan orang membenci Anda, adalah mereka ingin menjadi seperti Anda, tetapi tidak bisa. 4. Sebuah senyuman Anda, bisa memberi kesejukan bagi orang lain. Bahkan yang membenci Anda sekalipun. 5. Setiap malam, setidaknya ada 1 orang yang memikirkan Anda sebelum tidur. 6. Anda berarti dunia, bagi 1 orang. 7. Jika bukan Anda, ada orang yang tidak bisa hidup. 8. Anda spesial dan unik. 9. Ada orang tak dikenal yang mencintai Anda. 10. Jika ANda melakukan hal buruk, Anda memperoleh sesuatu dibalik kejadian tersebut.
